November 26, 2018

Kebutuhan Semen Conch yang Terus Meningkat

Kebutuhan Semen Conch yang Terus Meningkat

Produk semen baru yang meramaikan perdagangan Indonesia adalah Semen Conch . Merek conch merupakan produk nomor satu di China dari PT Conch Cement Indonesia (CCI). PT Conch Cement Indonesia (CCI) berniat memproduksi 10 juta ton semen per tahun di Indonesia dan jumlah produksi bisa meningkat tiap tahunnya.

Conch mendirikan dan mengembangkan lima proyek produsen semen di lima kota di Indonesia agar dapat mencapai target produksi. Salah satu proyeknya berada di daerah Kalimantan yang mulai beroperasi pada September 2014 lalu. Target produksi semen conch di Kalimantan sebesar 2 juta ton per tahun.

Pabrik PT Conch South Kalimantan Cement (CSKM) mengambil cadangan kapur di Desa Saradang Kecamatan Haruwai yang berjarak 9 Km dari pabrik dan diperkirakan cadangan kapurnya bisa mencapai 60 tahun. Conch merupakan kelompok bisnis besar di China yang mampu memproduksi dan memasarkan puluhan juta ton semen.

Kandungan semen merek conch yang dapat Anda ketahui adalah semen Portland composite cement (PCC) atau Semen Portland Composite merupakan semen Portland yang masuk dalam kategori Belended Cement atau semen campur yang di desain karena membutuhkan sifat-sifat tertentu. Dalam proses pembuatannya ada bahan aditif seperti Pozzolan, Fly ash, Silica fume, dan lain-lain yang diperlukan untuk memunculkan sifat-sifat tertentu pada semen campur.

Kebutuhan Semen Merek Conch Meningkat

Pembangunan pabrik Conch di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia adalah untuk mengatasi kelangkaan. Karena permintaan pasar akan kebutuhan semen conch semakin meningkat dari tahun ke tahunnya. Setiap proses pembangunan pasti membutuhkan semen. Kehadiran pabrik di beberapa daerah akan mempengaruhi harga pasar.

Seperti halnya pabrik di Kalimantan yang jaraknya dekat dengan pasar serta jalur distribusi darat lintas provinsi yang akan mempengaruhi harga semen merek conch di pasaran. Sebagai distributor semen conch tentu akan mempertimbangkan harga jual tergantung dari produksi dan biaya distribusinya.

Meningkatnya kebutuhan pembangunan membuat semen merek conch melakukan inovasi dalam hal pendistribusian ke berbagai wilayah di Indonesia agar harga lebih murah dan terjangkau. Seperti di daerah Kalimantan yang kesulitan dalam hal distribusi semen, karena memasok dari luar daerah dan kendala cuaca bisa mneghambat distributor semen conch. Banyak pembangunan infrastruktur dan properti di Kalimantan yang membutuhkan semen.

Pembangunan Pabrik Semen Merek Conch Di Beberapa Wilayah Di Indonesia

PT Conch Cement Indonesia (CCI) membangun lima proyek produsen di lima kota di wilayah Indonesia. Daerah-daerah tersebut adalah di Manokwari Papua Barat, Maros Sulawesi Selatan, Merak Banten, Tanjung Tabalong Kalimantan, dan Surabaya. Ke-lima produsen ini di bangun dengan tujuan yaitu, untuk mempermudah distribusi dan menekan harga agar tidak terjadi kelangkaan semen.

Dengan menaikkan jumlah produksi maka akan menurunkan harga semen untuk membantu pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Distributor semen conch memang sedikit terhambat. Tetapi dengan adanya pembangunan pabrik di beberapa wilayah Indonesia ini akan mempermudah distribusi semen merek Conch.

Apakah Konsumsi Semen Orang Indonesia Tinggi?

Rata-rata konsumsi atau pemakaian semen di Indonesia tidak tinggi, sehingga belum kelebihan suplai meskipun produksi semen merek conch memang banyak, tapi itu cukup untuk memenuhi permitaan pasar.

Walaupun ada kelebihan suplai karena tidak tingginya jumlah pemakaian semen di Indonesia, pihak semen merek conch melakukan siasat untuk menjual semennya ke Filipina dan Papua New Guinea. Untuk distributor semen conch ke Papua New Guinea baru dari pabrik di Papua sebanyak 10% sedangkan pabrik yang lain belum melakukan ekspor.

small-logo
KANTOR :
Jl. Kav Polri Blok D 14 No. 1200, Jelambar, Jakarta Barat
GUDANG :
Daan Mogot km 18 Sedayu Biz Park Blok DM 1 No. 96 Jakarta barat
Telepon : 021 225 63070
    021 225 62183
Fax : 021 225 63258
HP : 0819 08888 388
Email : raja_sukses_tritunggal@yahoo.com
semen